Bagi Anda yang memiliki buah hati dengan masalah gangguan pernapasan tertentu, Anda pasti sering menggunakan alat nebulizer untuk anak. Sebab, masalah kesehatan tersebut membutuhkan penanganan lewat pemberian obat hirup yang dilakukan dengan bantuan nebulizer.

Hanya saja, Anda perlu perhatikan cara penggunaan nebulizer, lho! Sebab, cara penggunaan alat nebulizer pada anak ternyata harus dilakukan secara cermat. Alasannya lebih karena anak sering kali merasa risih ketika harus menggunakan nebulizer.

Oleh karena itu, ada beberapa langkah dan tips yang bisa Anda lakukan untuk membantu Anda memberikan obat hirup lewat nebulizer kepada si kecil. Dengan begitu, obat dapat diberikan dengan cara yang aman dan tanpa membuat buah hati Anda risih ataupun rewel.

Panduan Penggunaan Nebulizer pada Anak

Kalau begitu, bagaimana ya anjuran penggunaan nebulizer bagi anak? Simak daftar dan penjelasannya berikut ini terlebih dahulu, yuk! Selamat membaca!
  1. Pastikan Anda sudah cuci tangan dulu dengan air bersih dan sabun. Baru kemudian Anda bisa memegang obat-obatan dan nebulizer.
  2. Pastikan kalau selang yang menghubungkan masker dan kompresor bersih. Kalau ternyata masih kotor, bersihkan dulu dengan air, kemudian lap sampai kering.
  3. Letakkan nebulizer di atas permukaan rata. Anda bisa gunakan handuk sebagai alas dalam kasus anak takut dengan suara yang dihasilkan nebulizer.
  4. Baca dulu aturan pakai obat dengan cermat.
  5. Pasang selang yang menghubungkan wadah obat dengan kompresor udara.
  6. Pangku anak, kemudian pasangkan masker di wajah buah hati Anda. Posisikan tali pengait di belakang telinga agar posisi masker nebulizer aman. Akan tetapi, dalam kasus di mana anak merasa tidak nyaman dengan tali pengait tersebut, Anda bisa pegang masker secara langsung di wajah anak. Pastikan bahwa masker sudah menutupi mulut dan hidung anak.
  7. Setelah itu, Anda bisa menyalakan mesin nebulizer. Kemudian pastikan pula bahwa uap keluar dengan baik dari kompresor udara, dan bahwa tidak ada kebocoran uap ke luar.
  8. Biarkan anak Anda menghirup uap yang keluar melalui selang nebulizer sampai uapnya habis. Biasanya, uap akan habis dalam waktu kira-kira 5 sampai 15 menit.
  9. Apabila sudah selesai, segera bersihkan wadah obat, kompresor udara, dan tabung agar bagian-bagian tersebut tidak menjadi tempat bakteri maupun jamur bersarang dan berkembang biak. Untuk membersihkannya, Anda bisa rendam wadah obat dan tabung di dalam air hangat selama kira-kira 5 menit. Kemudian keringkan dan simpan di tempat yang bersih dan aman.
Perhatikan kondisi anak selama penggunaan nebulizer. Hindari memaksa anak agar ia tidak mengasosiasikan penggunaan nebulizer sebagai pengalaman yang tidak menyenangkan. 

Jika anak terlihat gelisah atau mengeluh pusing selama terapi, Anda bisa hentikan penggunaan nebulizer dulu selama kira-kira 5 menit. Kemudian lanjutkan dan minta anak bernapas secara perlahan.

Kalau anak masih merasa pusing dan tetap gelisah, Anda sangat dianjurkan untuk menghentikan penggunaan nebulizer. Kemudian hubungi dokter dan konsultasikan masalah Anda untuk memperoleh solusi terbaik bagi buah hati.