Kamis, 18 November 2021

Berikut Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Membuat Kolam menggunakan Jasa Kolam Koi

Kamis, November 18, 2021 | Berkomentar

Kehadiran kolam ikan koi pastinya akan membuat rumah terlihat lebih asri. Apalagi jika ditambahkan berbagai tanaman hijau pada dinding kolam. Bagi sebagian orang, kolam ikan lebih disukai dibandingkan dengan aquarium. Apabila ingin membuat kolam ikan, anda bisa menggunakan Jasa Kolam Koi. Untuk membuat Kolam anda perlu perhatikan beberapa hal berikut.

Hal yang Harus Disiapkan Sebelum Membuat Kolam Koi

1.  Pemilihan Lokasi

Tidak hanya desain, anda juga perlu memperhatikan lokasi pembuatan kolam. Kolam koi harus terkena sinar matahari dengan baik. Tidak terlalu panas, tidak terlalu lembab, dan tidak terkena sinar matahari secara langsung. Pencahayaan yang baik di kolam koi akan membantu koi peliharaan anda tumbuh secara maksimal. 

Namun sebagai efek sampingnya, alga dan lumut juga tumbuh dengan cepat. Jadi jangan heran jika air kolam cepat berubah menjadi hijau. Jika Anda memiliki banyak sinar matahari, anda harus mencari kolam koi dalam ruangan. Koi membutuhkan setidaknya 3 jam sinar matahari hangat sehari. 

2. Penentuan Ukuran Kolam

Fase ini membutuhkan perhitungan yang cepat dan cermat agar hasil sesuai dengan desain yang dirancang. Idealnya kedalaman kolam adalah 1 meter untuk koi ukuran kurang dari 30 cm, sedangkan untuk anda yang gila koi ukuran 30 sampai 40 cm diperlukan kedalaman 1,5 cm. Selain itu, jumlah ikan yang menempati kolam harus diperhitungkan saat menentukan ukuran. 

Jika populasinya terlalu kecil, akan sulit bagi ikan untuk mencari makan. Di sisi lain, jika terlalu banyak ikan juga akan saling berebut makanan dan oksigen. Populasi ideal dapat dihitung dengan memberikan space 3 kali lipat dari ukuran ikan. Untuk memudahkan pembangunan kolam, anda perlu membuat denah dengan informasi ukuran rinci berdasarkan perhitungan. 

3. Merancang sistem filtrasi Kolam

Tujuan dari sistem filter kolam koi adalah untuk memastikan bahwa air di dalam kolam memiliki oksigen yang cukup untuk kehidupan ikan. Sistem filter tidak hanya harus terus menerus menghasilkan oksigen untuk koi, tetapi juga menghilangkan amonia dari pencernaan koi. Ada dua jenis filter yang dapat digunakan yaitu filter mekanis dan filter biologis. 

Filter mekanis yang diberikan jasa kolam koi bekerja dengan menuangkan air ke dalam wadah yang berisi media filter seperti serat, kerikil, pasir, filter mesh, japmat, busa atau busa, kapas, atau bahan kuas. Filter biologis bekerja melalui organisme lain yang memecah kotoran di kolam koi. Organisme yang dapat digunakan sebagai media filter adalah eceng gondok.

4. Pembangunan Kolam

Pembangunan Kolam Koi melewati tiga tahap proses pembuatan. Ini didasarkan pada penggalian, pengecoran dan peletakan batu bata, dan akhirnya ketahanan terhadap pengisian atau plesteran cekungan. Proses pertama adalah penggalian berdasarkan ukuran yang telah dihitung sebelumnya. 

Pada titik ini, perlu diperhatikan bahwa air tanah tidak boleh memercik dan membasahi lubang galian. Proses selanjutnya yaitu peletakan batu bata yang harus dilakukan dengan cepat agar air tidak masuk ke dalam tanah. Tugas terakhir yang perlu dilakukan adalah plesteran kolam untuk menghaluskan kolam agar permukaannya tidak membahayakan koi. 

5. Stabilitas kondisi kolam

Setelah menyelesaikan semua proses di atas, kolam sudah Jadi. Bagi anda yang gila koi, Jangan terburu-buru mengisi kolam dengan ikan. Anda perlu membiarkannya selama 1 minggu dengan rutin menguras tiap hari dan menambahkan obat anti jamur dan kutu. Memasuki minggu kedua dan ketiga, diberikan probiotik. Setelah itu, baru kolam bisa diuji coba.

Langkah-langkah pembuatan kolam di atas bisa kamu terapkan di rumah. Anda bisa menambahkan berbagai hiasan untuk memperindah kolam dan sebagai tempat bersembunyi bagi ikan. Selain itu, pemberian hiasan pada kolam juga dapat mengurangi stress pada Koi. Anda bisa menggunakan hiasan yang umumnya digunakan dalam aquarium.

0 comments:

Posting Komentar