Selasa, 17 Agustus 2021

6 Tata Cara Nikah Siri Kudus Sesuai Agama

Selasa, Agustus 17, 2021 | Berkomentar
6 Tata Cara Nikah Siri Klaten Sesuai Agama

Melakukan pernikahan memang bukanlah suatu hal yang mudah. Terdapat beberapa prosedur yang harus dilakukan sebelum melaksanakannya. Melangsungkan pernikahan siri bukan berarti tidak ada persyaratan, melainkan terdapat pula persyaratan tata cara yang harus dipenuhi agar nikah berjalan lancar. Berikut tata cara dari nikah siri Kudus yang perlu anda ketahui.

Deretan Tata Cara Untuk Melangsungkan Pernikahan Siri

1. Kedua Calon Harus Memenuhi Lima Rukun Nikah

Ketika ingin melakukan pernikahan, penting bagi anda untuk memiliki calon suami atau istri. Karena jika tidak ada calonnya, maka pernikahan tidak akan terjadi. Sehingga, anda harus benar benar mencari dan menentukan calon yang tepat. Jika sudah memiliki calon dan sudah benar benar yakin dengan pilihan anda, maka anda bisa melangsungkan pernikahan.

Dalam agama islam, pernikahan jenis yang satu ini akan dianggap sah jika memenuhi syarat sah nikah atau biasa disebut dengan rukun nikah. Terdapat lima persyaratan yang harus dipenuhi antara lain adalah adanya mempelai wanita, mempelai pria, hadirnya wali nikah, terdapat paling sedikit dua orang saksi, dan yang terakhir terlaksanakannya ijab qabul.  

2. Calon Pria Tidak Boleh Mempunyai Empat Orang Istri 

Saat akan melangsungkan pernikahan, nikah siri Kudus juga harus memastikan bahwa mempelai pria yang sebelumnya sudah pernah menikah, jumlah maksimal istri yang dimiliki harus kurang dari empat. Selain itu, sebelum melaksanakan pernikahan dengan calon istri yang baru, pihak mempelai pria juga harus meminta izin dan memberi tahu kepada istri  terdahulu. 

3. Harus Mendapat izin Dari Wali Mempelai Wanita

Tata cara selanjutnya yang harus dipenuhi ketika ingin melaksanakan pernikahan siri adalah meminta dan mendapat izin dari wali mempelai wanita. Pernikahan yang satu ini akan dianggap sah jika pihak pria mendapatkan izin dari wali pihak wanita yang sah. Pada umumnya, wali mempelai wanita yang utama adalah ayah kandungnya sendiri.

Akan tetapi, jika ayah kandung dari mempelai wanita tersebut telah tiada, boleh digantikan dengan saudara laki laki  dari pihak ayah maupun saudara laki laki sekandung. Setelah mendapatkan izin dari pihak mempelai wanita, maka anda bisa melakukan pernikahan dengan bantuan jasa nikah siri Kudus

4. Tidak Boleh Dilakukan Secara Sembunyi Sembunyi

Meskipun terkenal dengan pernikahan yang tidak mengundang secara ramai, tetapi pernikahan ini juga tidak boleh dilakukan secara sembunyi sembunyi. Maka dari itu, sebelum melangsungkan pernikahan yang satu ini anda harus mendapatkan izin dari pihak wali wanita. Pasalnya dalam rukun nikah terdapat syarat yang harus dipenuhi yaitu hadirnya seorang wali.

Terlebih jika wali sahnya dari pihak wanita masih hidup, menghadirkan seorang wali hakim tidak boleh secara sembarangan. Karena memang pernikahan yang satu ini tidak tercatat dalam KUA, hadirnya seorang wali dan saksi sangatlah penting. Dengan hadirnya saksi dan wali, akan menghindarkan diri dari fitnah.
 

5. Tidak Boleh Dilakukan Secara Terpaksa

Tata cara selanjutnya yaitu tidak boleh dilakukan secara terpaksa. Karena pernikahan yang satu ini tidak tercatat dan tidak memiliki perlindungan hukum secara resmi. Apabila dilakukan secara terpaksa akan memiliki resiko yang besar. JIka telah memenuhi syarat dari tata cara tersebut, anda bisa melangsungkan pernikahan menggunakan jasa nikah siri Kudus. 

Itulah beberapa tata cara dari pelaksanaan pernikahan siri yang sesuai dengan agama. Dengan memenuhi tata cara tersebut, akan membuat pernikahan yang dilakukan menjadi sah. Maka dari itu, sangat penting bagi anda untuk memperhatikan semua tata cara yang ada, guna memperlancar berjalannya pernikahan yang anda lakukan. 

Kategori:

0 komentar:

Posting Komentar