5 Tanda Bahwa Hubungan Pasangan Bahagia

September 27, 2018 with No comments
5 Tanda Bahwa Hubungan Pasangan Bahagia

Banyak yang bilang kalau sebuah hubungan asmara yang bahagia ditandai dengan gelimang harta dan anak-anak yang lucu menggemaskan. Tentu hal ini tidak berlaku untuk semua orang.

Kebahagiaan tidak memiliki tolak ukur yang pasti. Hanya kita sendirilah yang tahu apa yang bisa membuat bahagia, dan kita sendirilah yang dapat merasakan kebahagiaan yang dirasakan saat bersama pasangan.

Namun, ada beberapa ciri tertentu yang bisa menjadi pertanda bahwa kita dan pasangan menjalani hubungan asmara yang bahagia dan harmonis. Apa saja itu?

1. Tidak suka umbar kemesraan di media sosial

Banyak yang berpikiran bahwa dengan mengunggah selfie bersama pasangan atau merekam jalannya kencan ke sosial media adalah pertanda bahwa kita bahagia dengan pasangan. Sekilas memang tampaknya seperti itu. Namun ini tidak mutlak.

Menunjukkan betapa bahagianya kita dengan pasangan tidak harus selalu dengan memamerkan kemesraan di medsos. Justru sebuah penelitian menemukan bahwa pasangan yang benar-benar bahagia satu sama lain tidak akan mengumbar momen intimnya di media sosial.

Wajar jika sesekali ingin berbagi kebahagiaan kepada orang lain. Tetapi, pasangan yang benar bahagia, akan saling menghargai satu sama lain dan tidak akan mengorbankan waktunya untuk sering-sering update di media sosial.

Mereka justru akan lebih ingin menghabiskan waktunya untuk bersama. Hal ini juga bisa menandakan bahwa kita tidak “haus” pengakuan dari orang-orang terhadap hubungan yang sedang kita jalani.

Penggunaan media sosial yang berlebihan malah terkait dengan perkembangan gejala depresi dan antisosial.

2. Sering curhat dan berdiskusi dengan pasangan

Kebahagiaan menjalani suatu hubungan asmara dapat ditandai dengan rasa percaya yang kuat antara kita dan pasangan.

Kepercayaan ini membuat kita sudah tidak malu-malu lagi untuk bercerita tentang apapun. Dari hal yang paling memalukan dalam hidup, kejadian yang paling menyedihkan, opini masing-masing tentang berita terbaru, curhat masalah tertentu, hingga berdiskusi tentang arti hidup dan prinsip yang dijalani.

Rasa percaya juga membuat kita tidak repot-repot menyembunyikan hal yang tidak ingin diketahui pasangan. Menutupi rahasia penting dari pasangan justru menjadi pertanda bahwa hubungan tidak sehat.

3. Tetap bisa menjadi diri sendiri

Pasangan yang bahagia akan berkata dan memperlakukan satu sama lain sebagai satu-satunya orang yang mereka inginkan untuk menghabiskan sisa hidup bersama. Mungkin kalimat tersebut terdengar klise. Tetapi, ini bukan hanya sekadar ucapan manis di lidah.

Satu sama lain tahu bahwa kita tidak bisa bahagia jika hidup dengan orang lain. Kita juga tidak dapat membayangkan diri sendiri tanpa pasangan. Namun di saat yang bersamaan, masing-masing tetap bisa menjadi diri sendiri saat sedang bersamanya tanpa harus jaim alias jaga image.

Kita tidak perlu berpura-pura menjadi sosok yang menyenangkan untuk pasangan. Kita juga bisa dengan nyaman melampiaskan emosi tanpa merasa diadili dan dipojokkan.

4. Sering menghabiskan waktu dengan pasangan

Seberapa sering dan intens kita dan pasangan menghabiskan waktu bersama dapat menjadi pertanda kebahagiaan dalam hubungan asmara.

Tidak perlu yang mewah dan menghabiskan bayak tenaga, cukup dengan meluangkan waktu berduaan guna menguatkan ikatan batin seperti ngopi di kafe dekat rumah, menonton TV, memasak atau berkebun bersama, hingga berolahraga dengan pasangan di akhir pekan.

Meski demikian, menghabiskan waktu bersama pasangan tidak serta-merta membajak waktu me time masing-masing untuk mengerjakan hobi atau beristirahat sejenak.

Kita mestinya paham benar bahwa terlepas dari komitmen asmara, kita dan pasangan bukanlah sepasang kembar siam yang harus melakukan apapun berduaan. Anda punya teman dan keluarga sendiri, begitu juga dengan dirinya.

Kita pun menghormati waktunya untuk beraktivitas sendiri tanpa harus sebentar-sebentar cemburu, begitu juga dengan si dia. Dirinya memercayai Anda sepenuh hati. Begitu pula dengan Anda.

5. Saling mendorong satu sama lain untuk tumbuh lebih baik

Sebuah hubungan asmara yang bahagia membuat kedua pihak di dalamnya bisa tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Mampu berembuk berdua dengan kepala dingin demi menyelesaikan masalah agar tidak meledak di kemudian hari juga menjadi pertanda sebuah hubungan asmara yang bahagia.

Segala macam konflik dan asam garam hubungan yang dilalui dapat dijadikan pelajaran untuk tidak mengulanginya lagi di masa depan.

Di samping semua itu, kita dan pasangan juga terus mendukung satu sama lain untuk mencapai tujuan hidup masing-masing yang selama ini dicita-citakan. Tidak lupa juga segala impian yang Anda berdua inginkan.

Pada akhirnya, komunikasi, perhatian, ketulusan, dukungan, dan empati adalah beberapa fondasi utama untuk membangun hubungan asmara yang bahagia dan harmonis.

5 Tips Mengusir Kejenuhan Berbisnis Online

September 07, 2018 with No comments
5 Tips Mengusir Kejenuhan Berbisnis Online

Menjalankan usaha online saat ini, sepertinya sudah memiliki tingkat kesibukan yang sama dengan orang yang bekerja di perusahaan. Terlebih jika usaha online yang dijalankan memang sedang ramai pembeli.

Bagi pelakunya, rasa jenuh bisa muncul kapan saja, apalagi jika keseluruhan pekerjaan harus ditangani seorang diri. Munculnya rasa jenuh ini tentunya tidak baik untuk keberlangsungan usaha online anda.

Jika para karyawan kantoran yang sedang jenuh, bisa membuat mereka segar kembali dengan melakukan kegiatan khusus, ternyata para pelaku usaha online juga wajib mendapat perlakuan yang sama.

Selain untuk meningkatkan produktivitas, penyegaran ini juga bisa dimulai dari hal-hal yang sederhana.


Seperti apa tips untuk mengusir kejenuhan dalam berbisnis online, berikut ulasannya:

1. Tampilan Yang Baru

Sama halnya dengan kita, saat merasa jenuh, ada baiknya kita memperbaharui diri kita sendiri dengan sesuatu yang baru.

Baik itu baju yang baru, tampilan yang baru atau gaya rambut baru. Sama halnya dengan manusia, usaha online Anda juga sepertinya bisa mengalami kebosanan dan harus mendapat perlakuan yang baru.

Coba buat tampilan toko online menjadi lebih baru. Misalnya mengganti template warna dari toko online Anda, atau membuat tampilan produk lebih unik dengan efek fotografi yang lebih segar.

Percaya atau tidak, hal tersebut akan cukup berdampak kepada penjualan toko online Anda.

2. Sharing pengalaman Berharga

Sebagai pelaku usaha, mungkin sudah pernah mengalami banyak hal, hingga akhirnya usaha Anda ini bisa stabil sekarang.

Kenapa tidak untuk berbagi cerita sukses itu, atau sekadar berbagi dengan orang lain yang mungkin ingin menjalankan usaha seperti usaha yang sedang Anda jalankan.

Berbagi tentunya akan memberikan efek rasa bahagia, karena semua hal yang kita bagi bisa diterima oleh orang lain.

3. Bereksperimen

Dalam hal ini, cobalah untuk bereksperimen membuat kategori produk baru. Atau mencoba kerja sama dengan usaha lainnya, siapa tahu bisa memunculkan suatu produk yang baru yang nantinya akan disukai oleh calon konsumen Anda.

Anda tidak perlu merasa takut akan mengalami kegagalan, bukankah dalam usaha gagal itu adalah hal yang biasa.

4. Meminta Tolong

Jika setelah menjalankan usaha dalam waktu cukup lama, Anda sebagai penjual merasa bahwa penjualan masih stagnan dan belum mengalami kenaikan, maka Anda bisa meminta tolong untuk meningkatkan strategi penjualan dengan bantuan SEO untuk website online Anda.

Toko online umumnya berbentuk sebuah website khusus, dengan SEO content, kategori produk atau strategi lainnya, akan memaksimalkan traffic pengunjung ke website Anda.

Semakin banyak pengunjung, peluang untuk mendapatkan calon pembeli baru tentu lebih banyak juga.

5. Mengingat Masa Lalu

Saat merasa jenuh dalam menjalankan usaha online, dan terkadang merasa ingin berhenti sejenak, sebaiknya ingat dengan masa lalu.

Masa di mana Anda dengan susah payah membangun usaha ini dari nol hingga ke tahap sekarang. Ingat perjuangan Anda, dan berapa uang yang sudah keluar untuk membangun usaha tersebut.

Dengan begitu, Anda akan berpikir bahwa sebaiknya harus lebih bersemangat lagi dalam menjalankan usaha online tersebut.

Anda juga bisa membandingkan, bahwa mungkin pekerjaan yang dilakukan orang lainya, jauh lebih membosankan dibandingkan usaha online yang cenderung lebih santai.

Buat Catatan Perjuangan Bisnis Online Anda

Setiap kali ada waktu luang, cobalah untuk menulis sebuah catatan yang penting, mengenai segala sesuatu yang berkaitan dengan usaha online Anda.

Buatlah catatan tentang apa yang telah dicapai dalam usaha online ini, dan juga apa yang hendak dicapai nanti.

Saat mengalami kejenuhan, bukalah catatan ini dan perhatikan, bahwa masih ada tujuan yang harus dicapai, dibandingkan memaksimalkan rasa jenuh yang ada.

Amankah Jika Anak Menggunakan Instagram

September 02, 2018 with No comments

Instagram adalah aplikasi yang menyenangkan, tapi untuk orang dewasa. Memang aplikasi ini menyebutkan juga bisa digunakan remaja berusia 13 tahun ke atas, namun pada dasarnya tidak direkomendasikan untuk anak.

Anda pasti tahu bahwa Instagram adalah juga mesin pencarian untuk jutaan foto. Anak Anda bisa saja mendapatkan berbagai foto di aplikasi ini, mulai dari foto anak kucing yang imut, selebriti, foto-foto lucu, dan materi pornografi.

Selain berbagi foto, pengguna Instagram juga memungkinkan penggunanya untuk mengirimkan komentar dan pesan. Selain itu, sulit untuk menyaring materi bersifat dewasa atau kekerasan di aplikasi yang memiliki 800 juta pengguna aktif ini.

Materi dewasa yang mungkin saja bisa dilihat orangtua di Instagram antara lain penggunaan narkoba, pornografi, kompetisi kecantikan, gangguan pola makan, hingga citra tubuh yang tidak realistik.

Dalam survei yang dilakukan oleh sebuah yayasan pendidikan di Inggris Raya, diketahui bahwa Instagram merupakan media sosial yang paling buruk bagi kesehatan mental. Para pengguna Instagram disebutkan cenderung akan merasakan kesepian, depresi, dan kecemasan.

Di era digital ini memang tidak mungkin melarang anak sama sekali untuk mengakses media sosial. Yang harus dilakukan orangtua adalah melakukan pengawasan dan memastikan anak mereka menggunakan media sosial secara bertanggung jawab.

Sejak dini orangtua bisa mengajarkan pada anak tentang dunia internet, termasuk sisi positif dan negatifnya. Tak kalah penting, ajak anak untuk menikmati kehidupan di dunia nyata, meski dunia maya selalu tampak sempurna di layar Instagram.